The Pursuit Of Happiness | Stoneeman Journal #1 - TheStoneman

Thursday, December 9, 2021

The Pursuit Of Happiness | Stoneeman Journal #1

Jose Martole Gabuzio


Di Dunia yang begitu luas ini terdapat beberapa manusia yang mempunyai Tingkat kepekaan dan kemampuan Spesial, yang dimana Kemampuan Spesial bukan hal yang berhubungan dengan tekhnologic melainkan Supranatural. Jika kalian curious akan Cerita ini, baiklah marilah kita masuk kepada babak awal : 

Ia dikenal sebagai Jose Martole Gabuzio, ia biasa dipanggil Jose. Jika kalian bertanya siapa Jose, ia adalah seorang Pria berumur 20 tahun yang mempunyai julukan PPL  ( Poor Prayer Life ). 
Jose selalu mendapat kemalangan ketika ia berumur 14thn pada saat itu, Kemalangan yang menimpa nya teramat mengerikan dan sampai - sampai itu merubah pandangannya terhadap Dunia. Yang setadinya ia dapat melihat terang pada siang hari namun kemalangan itu membuatnya dikuasai oleh sesuatu yang lain Yaitu Pain ( Kebencian ). Ketika disiang hari ia hanya bisa meratapi sekitarnya dengan pikirannya yang tak punya kendali karena ia dikuasai. 

Back To The Past : 


Sejak Kelahiran Jose Martole gabuzio kedunia ia mempunyai sebuah ( Gift From The Older ) karunia, Ia mempunyai ( Mercy ) Belas kasih, Dan ia juga mempunyai sebuah Bakat yaitu dimana iya dapat mendengar Suara - Suara yang tak dapat didengar orang lain. Gift dan bakat yang ia punya masih dapat ia rasakan sesampai umurnya yang ke 13Thn. Semenjak kecil Jose mempunyai sudut pandang berbeda dari anak - anak lainnya. Pada Umur ke 5 Jose lebih berkembang pesat daripada anak - anak lainnya, Ketika itu iya sudah masuk bersekolah. Ia  mempunyai perasaan yang sangat besar ketika ia melihat seseorang yang sedang berkesusahaan pada saat itu, 

Didalam Pikiran jose :  " Andai aku dapat merasakan apa yang dirasakan orang itu, Pastilah aku akan mengerti kenapa aku ada didunia ini "  
Dia selalu berangan - angan dan selalu memikirkannya ketika ia dirumah,disekolah, maupun ketika sedang bermain. Hati dan pikiran Jose pada saat itu begitu besar kasihnya terhadap Poor people tsb. 
Dan pada Umur ke 6 ia dapat mendengar suara - suara wanita maupun Pria Memanggil namanya Setiap saat ingin Tidur,Bersekolah, Maupun Dirumah. 

Jose selalu bertanya kepada ibunya :  Mom apakah kau mendengar suara yang aku dengar ? 
Ibunya berkata Tidak, dan Sejak saat itu Jose tak menghiraukan suara itu sampai di umurnya yang ke 13.

AFTER IN THE FUTURE : 


Poor Jose telah berumur 18thn, Dan ia mulai merasa muak akan Dunia yang ia tempati. Ia merasa Dunia sudah berada diambang kehancuran dan ketidak stabilan Ekosistem, Yang dimana ia melihat sekali banyak perbedaan pada dunia ini. Ia pun terus mengamati dan memikirkan tentang Dunia, Namun ia tidak menyadari bahwa ia masih di kuasai Kebencian akibat kemalangan yang ia terima,sehingga itu menjadi pembatas yang membuat jose yang sekarang tidak mempunyai belas kasih. Akibat Kebencian yang teramat dalam tsb, Hati dan Pikirannya seperti ular besar yang dapat melilit Bumi. 

Namun Tidak sampai situ saja kemalangan yang jose terima, Ia mendapat Kemalangan yang kedua yang dimana sekali lagi ia mengulangi perputaran kejadian yang sama dari kemalangan sebelumnya.

Jose akhirnya kembali mengalami kehidupan yang traumatis dari lukanya yang belum kering, Jose pun akhirnya kembali meratapi nasibnya yang begitu malang dengan optimis ia  Menista Sang Pencipta dan menolehkan wajahnya dari Sang Pencipta dengan kebencian ia ingin melilit dunia dengan rasa sakit yang dialami. 

Namun Ketika umurnya mencapai 20Thn dan ia sudah beranjak menjadi seorang Pria, Ia mendapatkan Suatu Pencerahan yang dimana ia memutuskan Rantai perputaran kebencian yang ada didirinya ! Dengan cara kembali kemasa lalu. 
Jadi ketika itu Jose mulai menyadari bahwa ia memang tak dapat melupakan Luka Lama nya, Ia selalu terbayang - bayang sedari ia mengalami kemalangan itu sampai ber-umur 20. Ia selalu mendapat mimpi - mimpi yang dimana ia berada dimasalalu dan ia dapat menyaksikan gambaran Hidupnya sedari kecil hingga ia besar.

Dan Akhirnya Diumur 20 Jose dapat menyadarinya Kalau dirinya adalah Seseorang Yang Spesial, Dan sangat di sayangi oleh keluarganya. Ia baru dapat menyadari ketika berumur 20 Karena Selama hidupnya ia selalu berusaha Menguasai rasa benci beserta kegelapan yang Ada didirinya Dan sampailah ia ketahap dimana ia mulai menerima bahwa ia adalah Bangkai yang hidup.

Dengan optimis jose mulai terbiasa dengan julukan tsb, Tapi tetap Jose Martole Gabucio masih harus menelusuri Mimpi - mimpi dari masa lalunya hingga kemasa depan.

Ooooh Poor jose, Apakah seberat itukah Namamu yang diberikan kepadamu sehingga kau tak kuat menahannya. 

~ THE END ~

No comments:

Post a Comment