TheStoneman : mentalhealthmovie
Showing posts with label mentalhealthmovie. Show all posts
Showing posts with label mentalhealthmovie. Show all posts

Monday, November 1, 2021

Honey Boy ( 2019 ) Film Review & Summary | Shia LaBeouf Childhood | Stoneeman

November 01, 2021 1
Honey Boy ( 2019 ) Film Review & Summary | Shia LaBeouf Childhood | Stoneeman
 
Honey Boy ( 2019 ) Film Review & Summary | Shia LaBeouf Childhood | Stoneeman

Honey Boy ( 2019 ) Review & Explanation 

Honey Boy 2019 sebuah psikologis drama movie yang membahas tentang  Tema penting pada kehidupan sehari - sehari yaitu Mental Health,Sejujurnya movie ini adalah sebuah bentuk pengungkapan atau biasa di sebut dalam bahasa yang lebih intelektual yaitu  semi-autobiographical dari kisah seorang aktor ternama yang mungkin pada tahun 2007-an kita mengenalnya dalam film Transformer awal, Ia adalah Shia LaBeouf. 

Honey Boy 2019 sendiri digarap oleh sutradara independent baru yang memulai karir awalnya sebagai pembuat documentary movie, Ia adalah  Alma Har'el  seorang yahudi amerika yang namanya berhasil melegit akibat penggarapannya dalam Film Honey Boy yang mengangkat kisah nyata dari kehidupan masa kecil Shia LaBeouf yang fucked up ! Seperti yang kita tahu Shia LaBeouf adalah aktor yang sudah bergelut dengan sangat lama dalam industri Entertainment, Ia memulai karirnya sebagai aktor dimulai dari ia kecil. Bagi yang tahu acara Tv Series yang berjudul Even Stevens, Shia adalah main karakter pada acara Tv-series ini yang berlangsung pada tahun 2000 - 2003. 


Seperti yang udah saya sampaikan diatas movie ini adalah semi-auto biografi dari Shia Labeouf yang dimana Screenplay serta narasi dan naskahnya  dibuat oleh Shia sendiri, Dan seperti yang kita tahu pada berita - berita dalam dunia entertainment Shia LaBeouf sendiri adalah seorang yang cukup bermasalah dalam kehidupannya normalnya, Tepatnya ia adalah seorang alcoholic dan seorang junkies yang berkarya ^_^ !, Kenapa demikian ? Kita bisa lihat saja dari movie Honey Boy ini yang mengungkapkan tentang sekilas perjalanan masa kecil hingga sampai kepada dirinya sekarang,Shia LaBeouf mengungkapkan dan meng-implementasikan hidupnya  yang penuh dengan guncangan dalam bentuk semi-autobiografi fiction.


Dalam Proses pembuatan movie honey boy ini sepertinya cukup sangat personal bagi Shia LaBeouf, sebab seperti yang kita tahu Shia Labeouf adalah seorang yang mempunyai penyakit mental akibat trauma masa lalunya, Ia mempunyai  PTSD ( Post Traumatic Stress Disorder ). Dan tentunya pembuatan movie ini baginya adalah salah satu terapi penyembuhan yang efektif baginya , Sedangkan sutradara Alma Har'el menyatakan 'movie ini bukanlah sebuah movie biografi sederhana, Melainkan ini adalah sebuah metode pengusiran setan " Karena memang kalau kita analisa lebih dalam Tujuan Shia membuat movie ini ialah sebagai sebuah bentuk penilaian diri untuk melepaskan buruknya masa lalunya dan menjadikan masa lalunya sebuah inspirasi. 


Dengan mendasari kisah masa lalu dari Shia Labeouf, Movie ini memakai dua aktor berbeda dengan memerankan karakter Otis Lort yang namanya di fiksikan oleh Shia namun based story tetap berdasar dari Pengalaman pribadi Shia yang harus struggling dengan masa lalunya beserta kecanduan alkoholic yang ia alami akibat selalui di hantui masa lalunya. Dua aktor tersebut ialah Lucas Hedges ( Otis Lort Dewasa ) Dan Noah Jupe yang memerankan masa kanak - kanak otis, Dan yang tak di sangka - sangka ialah Shia Labeouf juga ikut berperang disini dan memerankan karakter ayah dari otis yaitu James Lort. 

Penggambaran Visual beserta backsound pada movie ini juga bisa di katakan perfect, Karena movie ini memakai 2 gagasan dalam mengkemas Screen play yang dibuat oleh Shia sehingga audience dapat lebih mudah memahami narasinya. Cara Alma Har'el menggagas narasi yang dibuat oleh Shia,Ia mengcombine Story Past time dan Present time secara berselang seling sehingga tidak rumit bagi kita untuk memahami maksud dari pengkemasan cerita yang di buat Shia mengenai dirinya. 

**** 

Transformers Stunts

Pada Awal Scene kita dapat menjumpai Otis dewasa yang di perankan oleh Lucas Hedge's yang sedang meng-interprestasikan Shia yang sedang melakoni aktingnya sebagai aktor action pada kala itu di movie Transformers, Jika kalian menyadari tentunya pada tahun 2007 setelah movie Transformers awal sudah mengudara di industri per-filman, Nama Shia Labeouf yang berperan sebagai main karakter pada movie tsb mulai melegit dan karirnya mulai menanjak naik, Namun pada saat itu lah kita mendapati berita bahwa Shia di cap sebagai seorang alcoholic dan aktor yang fucked up, Dan tentunya Pada movie Honey Boy ( 2019 ) ini akhirnya terjawab sudah mengapa seorang aktor sebesar Shia Labeouf mempunyai Behavior layaknya junkies.

2008 Car Crash 

Scene berikutnya pun penggambaran visualnya di buat  bergerak lebih cepat  sambil menunjukan sebuah tingkah laku dan perbuatan Otis ( Lucas Hedges ) yang mulai mengalami penyelewengan perilaku ketika namanya mulai melambung tinggi akibat Perannya dalam Film series transformers yang legendaris. Perubahan perilaku disertai emosi yang tidak bisa dikontrol membuat nama baiknya sebagai aktor berprestasi mulai tercoreng akibat diberikan julukan Alcoholic dan junkies. Pada scene tersebut kita di arahkan kepada Otis yang sedang berada di puncak karirnya sebagai aktor, dan ketika itu juga terjadi lah sebuah musibah yang menimpa otis lort bersama seorang teman wanitanya ketika mereka sedang kebut - kebutan ala transformer dalam dunia nyatanya, Otis mengalami kecelakaan tunggal dan  ia di tahan akibat perbuatannya yang melanggar hukum. Cuplikan story tersebut bukanlah fiksi melainkan memang benar kisah nyata dari Shia Labeouf yang kala itu sedang aktif dalam pembuatan film series transformers tepatnya 'Transformers : Revenge Of The Fallen', Kalau teman - teman sempat mengikuti Film Transformer pada series lanjutannya Shia Labeouf hanya muncul di beberapa Scene saja sebab ia mengalami Kecelakaan tunggal akibat ketidak stabilan emosinya ia sempat di tahan karena perilakunya yang melawan hukum. Dan didalam movie honey boy kita dapat mengetahui siapa sebenarnya Shia Labeouf ini dan kenapa ia bisa menjadi seorang yang fuckedup.

Going To Rehab

Dikarenakan ia adalah seorang aktor besar, Shia LaBeouf pun dialihkan kepada pusat rehabilitasi remaja dengan alasan mempunyai Trauma masa lalu yang ia alami akibat cara mendidik ayah kandungnya yang dianggap berbeda dari orang biasa nya  ( Mungkin karena ayahnya adalah seorang veteran vietnam yang berhasil selamat dalam peperangan kala itu ).

Disaat masa rehabilitasinya berlangsung Shia pun menulis cerita masa kecilnya dahulu bersama ayahnya yang nantinya cerita tersebut lah yang akan menghiasi film Honey Boy ini semakin lebih  terhubung dengan nuansa kelam yang dialami oleh Shia semasa kecil. 

**** 

Dari segi penerapan visual beserta backsoundnya bisa di bilang sangat relate dengan alur ceritanya yang menonjolkan sisi gelap kehidupan masa kecil Shia LaBeouf,  Lightning pada film ini juga di buat dengan sedikit redup sehingga menimbulkan kesan bahwa Film ini adalah Midnight Movie. Tak hanya itu dari segi editing dan effect transisi yang disajikan semua di kemas dengan classic,Jadi ketika kita menontonnya efek visual yang diberikan akan memuaskan mata audience ketika menontonnya di malam hari.


Pastinya film ini wajib banget sih ditonton, Sebab rekomendasi dari Stoneeman.com Tidak ada yang mengecewakan tentunya, Apalagi nih If we're watching this movie with substantial Psychedelic drugs... Film ini bakal merubah perspective serta akan mengombang - ambing perasaan kita man.Yup tentunya cocok  di tonton di malam hari ya kan !.


Wednesday, October 13, 2021

Birdy 1984 | A Very Strange And Inspirational Movie | Stoneman Review

October 13, 2021 0
Birdy 1984 | A Very Strange And Inspirational Movie | Stoneman Review
Birdy 1984 Film Review,Sebuah Inspirasional Movies Dengan Aktor Legend Nicolas Cage Dan Matthew Modine Yang Di Garap Oleh Sutrada Gokil Alan Parker.


Birdy ( 1984 ) ***

Birdy 1984 Movie yang satu ini tentunya terlihat begitu asing dari judulnya, tetapi jangan tertipu oleh judulnya yang terdengar weird. Sebab movie ini adalah sebuah Psychologic Drama yang digarap oleh sutradara ternama yaitu Alan Parker, Jauh sebelum birdy 1984 Alan parker adalah Director yang di kenal sebagai seorang yang menekuni banyak genre. Tak hanya Drama, War, Maupun Crime, Ia juga dikenal sebagai penggarap film drama musical psikologis dari band Psychedelic rock legendaris  yaitu 'Pink Floyd'. 

Yup Dialah Alan Parker, Seorang penggarap yang se-era dengan Steven Spielberg,John Carpenter,Oliver Stone. Dari era - era mereka inilah kita dapat menjumpai beberapa movie legendaris termasuk Birdy 1984 ini yang akan memberikan kita pencerahan disertai sudut pandang yang baru akan sesuatu.

Movie Birdy 1984 yang Alan Parker garap ini sedikit berbeda dengan movie - movie lain yang ia garap, Seperti yang kita tahu Semua film garapan Alan Parker memang agak liar dan rumit untuk dipahami, dari segi pengkemasan visual dan juga gaya bercerita Alan parker mempunyai ciri khas dan kengerian intelektual dalam meng-interprestasikan setiap movie garapannya termasuk Birdy 1984 ini. 

Movie Birdy 1984 sendiri rupanya adalah hasil adaptasi dari sebuah novel Sastra Fiction yang di tulis oleh seorang novelis sastra fiction dari Philadelphia,amerika yaitu William Wharton. Namanya berhasil melegit ketika ia merilis novel pertamanya yaitu Birdy 1978 yang mendapatkan predikat  pada ajang U.S National Book Award dalam kategori First Novel terbaik, Yang lalu diadaptasikan kedalam bentuk visual dan dijadikan movie dengan durasi 2 Jam layaknya film biography dengan judul yang sama pada tahun 1984. 

Birdy 1984 ini sejujurnya  bertemakan tentang war drama pada perang vietnam tahun 1960-an,Akan tetapi Movie garapan Alan Parker yang satu ini agak berbeda dengan film Vietnam war yang beredar pada eranya, Tidak seperti Sutrada lain yang biasanya menampilkan adegan action peperangan yang sedang berlangsung kala itu. Alan Parker mengkemas movie ini kedalam makna yang lebih mendalam lagi dengan membuat sebuah alternative story  mengenai dampak dari peperangan tersebut terhadap kesehatan mental Pemuda amerika yang berhasil selamat dari peperangan tersebut. Walaupun diangkat dari Novel Sastra Fiction yang membahas tentang sebuah kebebasan dan obsesi disertai imaginasi yang luas, Alan Parker meng-implementasikan novel karya sastra tersebut menjadi sebuah Film yang di penuhi dengan banyak arti, salah satu point yang berhasil saya analisa ialah menjelaskan tentang sebuah proses kehidupan.

Synopsis & Interpretation****

Dengan mengtemakan peperangan vietnam sebagai latar belakang story, Movie ini sebenarnya bukanlah film perang melainkan menceritakan tentang 2 sahabat dengan ketertarikan yang berbeda dalam menjalani hidup. Dua Karakter ini ialah Birdy dan Al Columbato yang di perankan oleh 2 aktor senior legendaris yaitu Matthew Modine dan Nicolas Cage. Kedua aktor senior legendaris ini lah yang akan berlakon  memerankan karakter Birdy ( Matthew Modine ) & Al Columbato ( Nicolas Cage ) yang tentunya akting mereka dalam memerankan karakternya masing - masing terlihat begitu perfect dalam memainkan serta mendalami expresinya. 

Birdy 1984 | A Very Strange And Inspirational Movie | Stoneman Review


Birdy sendiri adalah karakter yang bisa di bilang agak sedikit berbeda dan aneh, Aneh dalam tipikal artian mempunyai sudut pandang dan obsesi yang berbeda dalam menjalani hidup,Tepatnya ia terpesona dan ter-obsesi dengan kehidupan se-ekor burung dan ingin mempunyai kebebasan layaknya burung.  Sedang kan Al Columbato adalah karakter yang mempunyai jiwa yang kuat dan prinsip hidup normal layaknya kahlayak umum.

Scene bermula pada narasi utama yaitu Al yang baru saja berhasil pulang dari medan peperang di vietnam, dengan luka dalam dikepalanya sehingga kepalanya harus di perban. Setelah itu AL pergi menemui Birdy yang juga berhasil selamat dari peperangan tersebut.  Berbeda dengan AL yang mendapatkan luka dikepala, Nampaknya birdy mendapatkan luka yang begitu traumatis semasa perang yang ia alami, Sehingga ia harus di tempatkan di rumah sakit kejiwaan.Ia mendapati gangguan kejiwaan dan perubahan tingkah laku aneh  setelah selamat dari perang tersebut. 

****



Setelah itu kita di hadapkan pada flashback yang akan membawa kita kepada kisah ke-akraban 2 sahabat pada masa lalunya sebelum mereka menjadi sukarelawan untuk berperang divietnam. Pada tiap - tiap flashback yang diselipkan pada narasi utama, Kita akan selalu mendapati sebuah pengungkapan yang baru seiring berjalannya cerita. Entah kenapa saya beranggapan bahwa  film ini juga mempunyai unsur Psychologis didalamnya karena nalar serta pikiran kita akan selalu di perbaharui ketika menonton film birdy ini.Mungkin karena alur ceritanya yang makin lama makin liar sehingga dapat dikatakan sebagai psikologis film,terlebih lagi kepada Karakter Birdy yang makin lama ia semakin ter-obsesi untuk hidup layaknya se-ekor burung.

Penggarapan visual dan story Birdy yang dilakukan oleh Alan Parker patut kita acungi jempol, Karena Cara penyampaian narasi dan juga gaya bercerita pada plot film ini di buat dengan sangat unik yaitu Parker mengcombine Flashback sambil menyelipkan narasi utama  pada setiap alur filmnya. Dan tak hanya itu penggambaran visual serta transisi nya pun dibuat layaknya seperti movie - movie classic pada era tersebut. 

Tapi ada satu hal lagi yang harus kalian ketahui kenapa saya nge-review film ini ! Tentunya yang membuat movie ini lebih fantastic lagi ialah penggarap soundtrack untuk backsound film ini ialah Peter Gabriel, Salah satu seorang musisi dan anggota Band yang begitu berdampak sekali pada Sin musik progressive rock. Dengan dukungan sound effect yang di compose oleh Peter gabriel membuat film ini terkesan lebih liar lagi walaupun seperti yang kita tahu Based Storynya saja sudah sangat wilder,hahaha. 

For My Final Thought : 

inti narasi yang bisa kita dapat pada movie ini ialah This movie is too well for being commercial, Tau Kenapa ? Karena inilah salah satu inspirational movie terliar yang mempunyai banyak makna didalam penyampaian Story nya. Terlebih lagi untuk karakter Birdy yang di perankan oleh Matthew Modine, Salut atas pendalaman karakter anehnan liarnya  yang dilakukan oleh Matthew, That's it. 

Tuesday, August 28, 2012

The Butterfly Effect ( 2004 ) Film Review & Summary | Stoneman Review

August 28, 2012 1
The Butterfly Effect ( 2004 ) Film Review & Summary |  Stoneman Review

THE BUTTERFLY EFFECT 2004 MOVIE REVIEW


The Butterfly Effect ( 2004 ) Synopsis  Film Review & Summary, Psychological Film ini akan Mencerahkan pikiran kita dengan Teori Psikologis.


The Butterfly Effect ( 2004 ) adalah sebuah movie yang sangat populer pada eranya kala itu, Dengan disutradarai oleh Eric Bress yang berkolaborasi dengan J.Mackye graber. Siapa yang tidak mengenal Eric Bress sebagai seorang screenwriter ter-rumit dalam setiap pembuatan karya movie yang ia garap, Terlebih lagi ia dikenal sebagai screenwriter terbaik dalam movie Final Destination dan juga The Butterfly effect ini ialah salah satu garapan terbaiknya yang dimana alur cerita pada movie ini menyelipkan beberapa teori tentang paradox dalam perjalanan waktu atau bisa disebut sebagai istilah Predestination Paradox. Untuk mengurangi rasa penasaran kalian mengenai pernyataan saya diatas, sedikit penjelasan yang akan saya utarakan dibawah ini mengenai movienya : 

Bagi yang belum mengetahui movienya, Movie ini adalah salah satu movie Science Fiction yang menggunakan teori paradox dalam perjalanan waktu, Dan bukan cuman itu bagi gua sendiri movie ini  adalah sebuah penggabungan dari sebuah genre yang diantaranya ialah Psychological fiction dan juga Science Fiction, Yang dimana pada alur ceritanya menyelipkan sebuah teori mengenai sebuah perjalanan waktu ataupun bisa di sebut time traveler. Teori tsb setelah gua analisa bernama Predestination paradox, Yang dimana Teori ini mengutarakan ketika kita bisa kembali ke masa lalu dan merubah masa lalu kita maka masa depan kita pun akan ikut berubah, Namun kembali lagi pada sebuah majas yang menyatakan 'suatu perubahan pada masa lalu tetap tidak akan dapat mengubah suatu hal yang memang sudah di takdirkan di masa depan. Sedikit pengutaraan gua mengenai penggambaran plot twist pada movie ini. 

Movie ini juga adalah sebuah awal dari 2 movie lanjutannya dengan cerita beserta karakter yang berbeda, Namun tetap memakai konsep dan gaya yang sama. Hanya saja dua movie lanjutannya agak lebih mudah di cerna dalam penyampaian alur ceritanya. Bisa dibilang The butterfly effect ini adalah serial Trilogy predestination paradox, Yang mana ketiga movie ini mengutarakan tentang teori perjalanan waktu yang di jadikan kesatuan sehingga membuat movie ini relatable dan akan opened up our mind if we sense the concept of the trilogy movie.

Kenapa gua bilang kedua movie lanjutannya agak lebih mudah dicerna dibandingkan movie pertamanya karena penggambaran movie pertama dari the butterfly effect ini begitu tragis dalam segi psychology, dan diserta dengan gaya bercerita yang cukup rumit yang dimana pada awalan movie ini diawali  dengan menggunakan Past Time atau bisa di katakan dimulai dengan penggambaran masa lalu karakter utama hingga sampai ke masa depan ( Present time )  lalu di loop sehingga menciptakan alur cerita yang baru dengan akibat yang sama. Seperti itulah beberapa hasil analisa gua mengenai The butterfly effect ( 2004 ).

****

Synopsis & Interpretation :



Dengan dibintangi oleh Ashton Kutcher ( Evan Treborn ) dan Amy Smart ( Kayleigh Miller ) sebagai pioneer utama yang akan membuat audience tercengang akan kisah romantis tragis yang akan mereka jalani. Diawali dengan scene Evan Treborn pada masa kecilnya yang sedang mengobrol bersama ibunya mengenai keadaan ayahnya, Evan sangat ingin mengetahui tentang ayahnya dikarenakan teman - teman nya mempunyai sebuah keluarga yang utuh ! Lalu pada scene lanjutan ketika evan diantar ibunya kesekolah, Ibu evan didapati oleh salah seorang guru evan yang memberitahu kalau ada sesuatu yang aneh terhadap evan. Ibu evan pun langsung menyikapi dan membawa evan ke dokter saraf otak untuk meng-cek apakah evan mempunyai penyakit yang sama dengan ayahnya. Dengan hipotesis ataupun dugaan yang di berikan oleh dokter, Nampaknya evan hanya mengalami gangguan mental akibat tidak pernah bertemu ayahnya dan bukan hanya itu evan juga mempunyai gangguan ingatan dalam memory penampungan otaknya, Yang dimana evan terkadang tidak sadarkan diri dan tidak mengetahui apa yang sudah ia lakukan pada moment - moment tertentu. Sehingga ia harus mencantat semua kegiatan yang telah ia lakukan dalam betuk diary. 

****

Jadi evan selalu kehilangan kesadaran pada moment - moment masa kecilnya yang janggal dan selalu menyebabkan akibat untuk masa depannya, Seperti ketika evan dititipkan kerumah Tommy dan kayleigh untuk mendapatkan kehangatan sosok seorang ayah dari ayah tommy dan kayleigh ! Namun pada scene ini lagi lagi evan tidak sadarkan diri dan mendapati dirinya sudah telanjang bulat bersama kayleigh dan tommy terlihat marah, Satu - satunya yang ia ingat adalah ayah tommy mengajak evan untuk menjadi seorang bintang film robinhood.


 

Scene lanjutan pun mengarah pada masa remaja evan yang sudah berlangsung 6 tahun, Pada masa remaja dibuka dengan Evan,Tommy,Kayleigh dan Lenny yang sedang chill out di basement bagian rumahnya, Namun tommy disini mulai melakukan kegilaan pada masa remajanya. Tommy mengajak teman - temannya untuk meledakan sebuah dynamit pada kotak surat tetangganya, Dan ketika adegan akan memasuki klise yang meneggangkan lagi - lagi evan selalu kehilangan kesadaran. Setelah kejadian buruk itu berlangsung, Evan selalu mendapati dirinya tidak sadarkan diri dalam kejadian kejadian tragis berikutnya. Dan Tommy pun semenjak kejadian tersebut semakin menjadi remaja yang tidak terkendali dan selalu membahayakan Evan,lenny dan kayleigh ! Sehingga itu menyebabkan masa - masa yang buruk bagi evan karena tidak dapat mengingat  kejadian tragis yang ia alami, Itulah alasan mengapa ibu evan memutuskan untuk pindah dari kota tersebut ke kota lain.

****

Scene pun bertransisi dan  berlanjut pada masa pendewasaan evan tepatnya 7 tahun kemudian, Disini evan didapati sudah berkuliah dan dia adalah anak yang cerdas dikalangan anak muda pada kala itu. Dan rupanya disini evan sudah tidak pernah mengalami kehilangan kesadaran tetapi ia masih tidak dapat mengingat masa lalunya. Namun scene pun berubah ketika evan merayakan hari perayaan ketujuh tahunnya yang sudah tidak pernah mengalami hilang ingatan lagi, evan dan teman sekamarnya pergi ke club malam dan bermain biliard ! Disana evan berhasil menggait seorang perempuan dan tentunya adegan ini mengajak audience sedikit relax. disaat evan mengajak gadis tersebut kekamarnya, Gadis itu menggerutu ranjang evan dan menemukan diary lama evan ! Gadis tersebut menyuruh evan untuk membacakan diarynya kepadanya, Pada bagian inilah scene akan mundur kebelakang tepatnya kemasa lalu dan evan dapat mengingat masa lalunya hanya karena membaca sepenggal cerita diarynya.

Ketika evan sudah dapat mengingat masa lalunya akibat membaca sepenggal kalimat dari diarynya, ia pun pergi memastikan kepada lennny yang sudah lama tidak bertemu, Dan evan menyadari sesuatu dari lenny lalu ia memutuskan untuk membaca kembali diarynya dan ia kembali ke masa lalu tepatnya pada saat kejadian dynamit yang meledakan ibu beserta bayinya yang menjadi korban ! Evan pun akhirnya menyadari kalau ia dapat kembali ke masa lalu melalui diarynya sebagai substansi dan pada proses ingatan nya kembali evan juga menyadari kalau ketika saat ia mengalami proses pemulihan ingatannya ia juga dapat mengubah ingatan masa lalunya sehingga masa depannya pun juga dapat dirubah.

****


Setelah ia menyadari kalau ia bisa berjelajah ke masa lalu, Kehidupan evan pun dikemudian hari makin kacau ! dan ketika ia mendapati kayleigh bunuh diri akibat evan mendatangi dirinya dan menanyakan masa lalu mereka berdua bersamanya mengenai robinhood, Kayleigh sangat marah dan sangat menyesali evan akan kehidupannya yang normal. Akibat hal tersebut evan pun memutuskan untuk menyelamatkan kayleigh kembali hidup dengan cara evan kembali kemasa lalu tepatnya pada insiden robinhood, Evan pun mengambil alih tubuhnya pada masa itu dan melakukan perubahan pada masa lalunya sehingga masa depan evan berubah dan ia berhasil mendapatkan kayleigh kembali. 

Walaupun evan berhasil merubah masa depannya !itu tidak bertahan selamanya karena ada sebuah rule dan konsekuensi yang akan mengikat evan kedalam hal yang sama menimpa ayahnya. dan bukan hanya itu  ada akibat lain yang tidak dapat ia hindari yaitu  kehancuran akan dirinya sendirinya. 

****

Buat kalian yang menyukai Movie yang endingnya tidak bahagia, Movie ini bisa jadi salah satu favorit kalian ! Dan bagi yang menyukai teori - teori sains apalagi teori mengenai time traveler atau  juga kalian tertarik mengenai narasi fiction ilmiah, Udah bakal jadi salah satu favorite kalian deh ini. 

Bukan hanya itu saja  dari sedikit penjelasan hasil analisa beserta opini saya diatas itu, Rupanya movie ini juga banyak sekali mendapat tanggapan baik dari pada penontonnya, Walaupun ending pada movienya membuat kita dibakar karena bad ending ! Movie ini adalah salah satu inspired movie buat gua dikarenakan movie ini dapat menyelaraskan logika dan cara berpikir kita kedepan. entah mengapa movie - movie seperti ini tuh kalau ditafsirkan pasti multitafsir, Hell yeah dari pada penasaran cuys tonton dan berikan opini kalian di kolom komentar yow.